LWIR (Inframerah Gelombang Panjang) dan MWIR (Inframerah Gelombang Menengah) adalah dua wilayah spesifik dalam bagian inframerah dari spektrum elektromagnetik. Perbedaan utama antara LWIR dan MWIR terletak pada rentang panjang gelombang dan aplikasi yang umum digunakan.
LWIR mengacu pada radiasi inframerah dengan panjang gelombang yang lebih panjang, biasanya berkisar antara 8 hingga 14 mikrometer (µm). LWIR sering disebut sebagai wilayah “inframerah termal” karena objek pada suhu ruangan memancarkan sebagian besar radiasi inframerahnya dalam rentang ini. Teknologi pencitraan LWIR umumnya digunakan dalam aplikasi seperti penglihatan malam, pencitraan termal, dan pendeteksian tanda panas. Ini sangat efektif dalam mendeteksi variasi suhu dan memberikan informasi rinci tentang karakteristik termal objek.
![]()
Di sisi lain, MWIR mengacu pada panjang gelombang inframerah rentang menengah, biasanya berkisar antara 3 hingga 5 µm atau terkadang hingga 8 µm. MWIR sering disebut wilayah “pencitraan termal” dan digunakan untuk berbagai aplikasi kelas atas, aplikasi industri dan ilmiah. Perangkat MWIR mampu menangkap gambar dengan resolusi dan sensitivitas yang lebih besar dibandingkan dengan LWIR. Mereka umumnya digunakan untuk penginderaan jarak jauh, pengawasan, dan identifikasi target karena kemampuan mereka untuk memberikan detail yang lebih baik dan penetrasi yang lebih baik melalui kondisi atmosfer.
![]()
Sebagai kesimpulan, perbedaan utama antara LWIR dan MWIR terletak pada rentang panjang gelombang masing-masing dan aplikasi yang sesuai. Sementara LWIR digunakan untuk pencitraan termal dan deteksi panas, MWIR lebih disukai untuk aplikasi yang membutuhkan resolusi lebih tinggi dan kemampuan untuk menembus gangguan atmosfer.

