Dengan perkembangan industri otomotif, Kamera, Radar (Radio Detection and Ranging), LiDAR (Light Detection and Ranging) telah menjadi aplikasi utama dalam Sistem Bantuan Pengemudi Tingkat Lanjut (ADAS).
Karena masalah lalu lintas jalan menjadi lebih kompleks, sensor tradisional tidak dapat memenuhi peningkatan permintaan untuk berkendara karena status lalu lintas jalan yang tidak pasti dan arus orang dan mobil.
Kamera tidak berfungsi saat menghadapi silau dari mobil yang berlawanan, dan Radar sulit untuk mengidentifikasi pejalan kaki, sementara Lidar yang dapat mengenali pejalan kaki hanya dapat secara efektif mencakup jarak 50m atau lebih rendah di depan kendaraan, 50m tidak cukup untuk keselamatan kecepatan tinggi.
Itulah mengapa teknologi pencitraan termal inframerah baru muncul untuk menutupi kekurangan sensor tradisional.
![]()
SensorMicro menyediakan satu set solusi pencitraan termal inframerah untuk Sistem Bantuan Pengemudi Tingkat Lanjut. Detektor inframerah dan modul pencitraan termal telah banyak digunakan dalam sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut, seperti pemantauan pengemudi, peringatan dini, peningkatan penglihatan.
Aplikasi Segala Cuaca
Pita inframerah lebih panjang dari cahaya tampak, sehingga jarak kerjanya beberapa kali lipat dari cahaya tampak. Dengan teknologi pencitraan termal, jarak visual pengemudi jauh melampaui jangkauan lampu depan kendaraan, bahkan dalam kondisi gelap total atau cahaya redup seperti hujan, salju, kabut, dan debu.
![]()
Tanpa Pengaruh Cahaya
Sistem asisten inframerah yang dipasang di kendaraan tidak terpengaruh oleh cahaya lingkungan, seperti lampu jauh, lampu kuat, dan silau eksternal lainnya, yang sangat mengimbangi gangguan cahaya kuat dan sangat meningkatkan keselamatan berkendara.
![]()
Deteksi Makhluk Hidup
Dengan mendeteksi radiasi termal yang dipancarkan oleh makhluk hidup, sistem asisten inframerah yang dipasang di kendaraan dapat dengan cepat membedakan makhluk hidup di jalan sehingga meningkatkan tingkat persepsi pejalan kaki dan hewan.
![]()

