Detektor Pencitraan Gas Optik NETD 20mK dengan Resolusi 320x256 dan Rentang Spektral 10.3-10.9μm

Tempat asal Wuhan, Provinsi Hubei, Cina
Nama merek SensorMicro
Sertifikasi ISO9001:2015; RoHS; Reach
Nomor model LFD330C2
Kuantitas min Order 1 buah
Harga negotiable
Syarat-syarat pembayaran L/C,T/T

Hubungi saya untuk sampel gratis dan kupon.

ada apa:0086 18588475571

Wechat wechat: 0086 18588475571

Skype: sales10@aixton.com

Jika Anda memiliki masalah, kami menyediakan bantuan online 24 jam.

x
Detail produk
*MTTF ≥10000j Fungsi Deteksi Kebocoran Gas
NETD 20mk (f1.5) Resolusi detektor 320x256
Ukuran Piksel 30μm Rentang spektral 10,3±0,1μm~10,9±0,1μm
Menyoroti

Modul Kamera MWIR 10mK NETD

,

Modul Kamera MWIR Pencitraan Gas Optik

Tinggalkan pesan
Deskripsi Produk
Detektor Inframerah Gelombang Panjang 20mK NETD Optical Gas Imaging untuk Inspeksi Tenaga Listrik
Sulfur heksafluorida (SF₆) umumnya digunakan dalam peralatan listrik tegangan tinggi dan memiliki efek rumah kaca yang kuat. Amonia, sebagai refrigeran yang banyak digunakan dalam sistem refrigerasi industri, sangat beracun dan mudah menguap.
Detektor inframerah LFD330C2 untuk deteksi kebocoran gas dikembangkan berdasarkan teknologi superlattice tipe II (T2SL), yang berkinerja sangat baik dalam hal sensitivitas, stabilitas, dan fleksibilitas integrasi. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk mendeteksi gas seperti sulfur heksafluorida (SF₆), amonia, dan etilena.
Fitur Utama
  • Teknologi Canggih: Dikembangkan menggunakan teknologi T2SL dengan efisiensi kuantum tinggi
  • Integrasi Mudah: Mendukung berbagai antarmuka dan keluaran gambar RAW/YUV
  • Sensitivitas Tinggi: Kemampuan deteksi superior untuk identifikasi gas yang tepat
Spesifikasi Produk
Model Detektor LFD330C2
Resolusi 320*256
Ukuran Piksel 30μm
Respons Spektral 10.3±0.1μm~10.9±0.1μm
NETD Khas 20mK (F1.5)
Waktu Pendinginan (23℃) ≤7min@24V
Konsumsi Daya (23℃) ≤25W@24V (Puncak)
≤10W@24V (Stabil)
Ukuran 142*58.5*71 mm
Berat ≤600g
Suhu Kerja -45℃~+71℃
Suhu Penyimpanan -55℃~+71℃
MTTF ≥10000h
Aplikasi Industri
Detektor inframerah berpendingin LFD330C2 digunakan untuk deteksi kebocoran gas SF₆/NH₃ dan mendukung deteksi 26 jenis gas:
  • Sulfur heksafluorida
  • Amonia anhidrat
  • Ester etil sianoakrilat
  • Klorin dioksida
  • Asam asetat
  • Freon-12
  • Etilena
  • Metil etil keton
  • Asetil klorida
  • Alil bromida
  • Alil klorida
  • Alil fluorida
  • Bromometana
  • Freon-11
  • Furan
  • Hidrazin
  • Metilsilana
  • Metilvinil keton
  • Akrolein
  • Propena
  • Tetrahidrofuran
  • Trikloroetilena
  • Uranil fluorida
  • Vinil klorida
  • Vinil sianida
Prinsip Teknologi Optical Gas Imaging
Dengan pesatnya perkembangan masyarakat dan ekonomi manusia serta percepatan industrialisasi yang berkelanjutan, sejumlah besar gas beracun dan berbahaya dapat bocor selama produksi, transportasi, dan penggunaan, yang menyebabkan bencana seperti kebakaran dan ledakan. Selain mencemari lingkungan atmosfer, hal itu juga menimbulkan ancaman besar bagi keselamatan pribadi dan properti.
Teknologi Optical Gas Imaging (OGI) didasarkan pada karakteristik penyerapan gas terhadap radiasi inframerah dalam pita gelombang tertentu. Dengan mendeteksi perbedaan radiasi inframerah antara gas dan lingkungan latar belakang, teknologi ini menghasilkan pencitraan visual gas yang bocor. Teknologi ini dapat dengan cepat mendeteksi keberadaan gas yang bocor tanpa menghentikan pekerjaan, secara akurat menemukan sumber kebocoran, segera mendeteksi bahaya keselamatan, dan menghindari kecelakaan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Di industri mana detektor inframerah focal plane array digunakan?
Detektor focal plane inframerah adalah komponen inti dari sistem pencitraan termal dan merupakan kunci untuk mendeteksi, mengidentifikasi, dan menganalisis informasi inframerah dari objek. Mereka memiliki berbagai aplikasi dalam lalu lintas, inspeksi, pemantauan keamanan, meteorologi, kedokteran, dan industri lainnya.
Apa karakteristik detektor focal plane inframerah berpendingin & tanpa pendingin?
Detektor focal plane inframerah dapat dibagi menjadi tipe berpendingin dan tanpa pendingin. Detektor inframerah berpendingin bekerja di lingkungan vakum bersuhu rendah dengan sensitivitas tinggi dan dapat membedakan perbedaan suhu yang lebih halus, sedangkan detektor focal plane inframerah tanpa pendingin tidak memerlukan lingkungan kriogenik dan dapat bekerja pada suhu ruangan.