-
Inti Kamera Termal
-
Kamera Keamanan Termal
-
Kamera Termal Drone
-
Kamera Termal Plug-in
-
Detektor Inframerah Berpendingin
-
Modul Kamera Berpendingin
-
Pencitraan Gas Optik
-
Modul Kamera Termal Inframerah
-
Modul Kamera Termal Resolusi Tinggi
-
Kamera Termal Untuk Deteksi Demam
-
Kamera Termal yang Dipasang di Kendaraan
-
Rakitan Pendingin Dewar Terintegrasi
-
Detektor Inframerah Tanpa Pendingin
Uncooled LWIR Thermal Camera Module dengan Resolusi 256x192 12μm Pixel Pitch dan Konsumsi Daya 330mW
| Resolusi | 256x192 | Konsumsi Daya | 330mW |
|---|---|---|---|
| Rentang Spektral | 8~14μm | Pitch Piksel | 12μm |
| NETD | ≤50mk | Kecepatan Bingkai | Termografi: 25Hz, Pencitraan: 50Hz |
| Menyoroti | Kamera Termal LWIR 12uM,Kamera Termal LWIR Lensa 3.2mm,Inti Kamera Termal LWIR 256x192 |
||
Modul pencitraan IR tanpa pendingin Mini212G2 mengintegrasikan detektor inframerah paket tingkat wafer susunan bidang fokus (WLP) 256x192/12μm yang mampu menangkap spektrum inframerah gelombang panjang (LWIR) mulai dari 8 hingga 14μm.
Dirancang untuk SWaP-C (Ukuran, Berat, Daya, dan Biaya) yang dioptimalkan, modul kamera termal Mini212G2 memenuhi persyaratan ketat untuk ukuran ringkas, ringan, dan harga kompetitif. Faktor bentuk miniaturnya memungkinkan solusi hemat biaya sekaligus mengurangi waktu pengembangan.
- Modul Miniatur dengan Output Pencitraan Termal Langsung:Dilengkapi dengan detektor inframerah tingkat wafer 256×192/12μm yang dikembangkan sendiri, menawarkan keunggulan biaya yang signifikan
- Desain ultra-kompak:Hanya berukuran 17×17mm (PCBA), dengan berat hanya 4g - ideal untuk aplikasi dengan ruang terbatas
- Pemrosesan Terintegrasi:Papan pemrosesan ISP dan algoritma gambar canggih menghasilkan gambar termal yang jernih dengan fleksibilitas yang kuat
- Pengukuran Suhu Yang Tepat:Pengukuran presisi tinggi dengan akurasi hingga ±2℃; mendukung pengukuran titik, area, dan bingkai penuh
- Konfigurasi Fleksibel:Tersedia beberapa pilihan lensa bidang pandang untuk memenuhi berbagai persyaratan observasi
- Antarmuka yang Kaya:Antarmuka output video digital USB2.0 / MIPI / DVP / BT.656 / LVDS dengan kompatibilitas penuh standar industri
| Model | Mini212G2 |
|---|---|
| Resolusi | 256×192 |
| Ukuran Piksel | 12μm |
| Respon Spektral | 8~14μm |
| NETD | ≤50mK |
| Data Keluaran | 14bit Mentah |
| Kecepatan Bingkai | Termografi: 25Hz, Pencitraan: 50Hz |
| Modus Fokus | Bebas Fokus |
| Opsi Lensa (HFOV/FL) | 17,5°/10mm | 25°/7mm | 56°/3.2mm | 90°/2.1mm |
| Berat | 7.1g | 6.4g | 4g | 6.8g |
| Ukuran PCBA | 17x17mm |
| Antarmuka Video Digital | USB2.0 / MIPI / DVP / BT.656 / LVDS |
| Antarmuka Video Analog | CVBS (PAL/NTSC) |
| Tegangan Operasi | 3.3V±0.1V |
| Konsumsi Daya Khas | 330mW |
| Rentang Pengukuran Suhu | -20℃~+550℃ (-20℃~+150℃ | +100℃~+550℃) |
| Akurasi Pengukuran Suhu | Lebih besar dari ±2℃ / ±2% |
| Suhu Operasional | -40℃~+70℃ |
| Kelembaban | 5%~85% |
| Suhu Penyimpanan | -45℃~+85℃ |
| Sertifikasi | RoHS 2.0 / Jangkauan |
Modul pencitraan termal iLC212 diterapkan pada AIoT, Visi Mesin, Visi Industri, Pemantauan Keamanan, Pengamatan Malam Hari, dan bidang terkait.
- Dokumentasi Lengkap:Manual produk, panduan pengaturan, dan referensi pemilihan untuk implementasi yang lancar
- Bantuan Pengembangan & Pengujian:Contoh pengujian terintegrasi, evaluasi kinerja, dan layanan verifikasi parameter
- Perangkat Pengembang Tingkat Lanjut:SDK, API, algoritme, dan alat debugging untuk integrasi mendalam
- Dukungan Teknis Jarak Jauh:Dukungan 24/7 dengan respons cepat dan penyelesaian tepat waktu untuk masalah kritis
- Jaminan:Suku cadang asli dan kepatuhan proses yang ketat untuk mengembalikan kinerja optimal
Radiasi inframerah (IR) mengacu pada energi dengan panjang gelombang mulai dari sekitar 700 nm dan meluas hingga sekitar 1 mm. Semua benda memancarkan panas dalam bentuk radiasi infra merah, yang tidak terlihat oleh mata manusia karena kita hanya dapat melihat “cahaya tampak” dalam spektrum elektromagnetik.
Komponen intinya adalah detektor termal inframerah, yang secara sensitif mendeteksi perbedaan suhu kecil pada objek di sekitarnya. Ia mengumpulkan informasi radiasi dan mengeluarkan data suhu untuk pencitraan berdasarkan variasi suhu ini. Benda yang lebih panas menghasilkan lebih banyak radiasi infra merah, yang dapat dirasakan sebagai panas bila intensitasnya cukup tinggi.

