Detektor Inframerah Tanpa Pendingin Vanadium Oksida Resolusi 400x300 dengan Mikrobolometer Kemasan Tingkat Wafer

Tempat asal Wuhan, Provinsi Hubei, Cina
Nama merek SensorMicro
Sertifikasi ISO9001:2015; RoHS; Reach
Nomor model Puncak417W
Kuantitas min Order 1000 Potongan
Harga Bisa dinegosiasikan
Syarat-syarat pembayaran L/C,T/T
Detail produk
Jenis Mikrobolometer Bahan Vanadium Oksida
Resolusi 400x300 Pitch Piksel 17μm
Ukuran 18x16x2.8mm Berat <2g
NETD <40mK Rentang Spektral 8~14μm
Menyoroti

Detektor Inframerah Tanpa Pendingin FPA

,

Detektor Inframerah Tanpa Pendingin 400x300

,

400x300 Mikrobolometer Vox Tanpa Pendingin

Tinggalkan pesan
Deskripsi Produk
Detektor Inframerah Tak Berpendingin FPA 400x300 Mikrobolometer Tak Berpendingin Vox
Detektor Inframerah Tak Berpendingin VOx LWIR 400x300 / 17 µm FPA Mikrobolometer
Tinjauan Produk

Apex417W adalah detektor susunan bidang fokus (FPA) tak berpendingin VOx dengan Pengemasan Tingkat Wafer (WLP) yang menampilkan resolusi 400x300 dengan ukuran piksel 17 µm.

Pengemasan tingkat wafer (WLP) mewakili solusi pengemasan terkecil dan paling hemat biaya. Proses ini melibatkan penyelesaian pengemasan vakum tinggi secara langsung pada seluruh wafer MEMS, diikuti dengan penggoresan dan pemotongan untuk menghasilkan detektor inframerah individual. Pendekatan manufaktur yang ramping ini secara signifikan mengurangi waktu dan biaya produksi.

Sensor inframerah LWIR tak berpendingin Apex417W menemukan aplikasi di berbagai bidang termasuk termografi, pemantauan keamanan, pemadam kebakaran, mengemudi otonom, dan sistem penglihatan pribadi.

Fitur Utama
  • Ukuran Kecil: 18x16x2.8mm
  • Berat Ringan: <1.5g
  • Konsumsi Daya Rendah
  • Presentasi Gambar Tajam
  • Aplikasi Serbaguna
Spesifikasi Produk
Model Apex417W
Bahan Sensitif VOx
Paket Tingkat Wafer
Resolusi 400*300
Ukuran Piksel 17 µm
Respons Spektral 8 µm~14 µm
NETD <40mK
Sinyal Keluaran ADC 14 bit Terintegrasi
Waktu Respons Termal <12ms
Laju Bingkai Maks. 50Hz
Konsumsi Daya <180mW
Ukuran (mm) 18*16
Berat (g) <2
Suhu Operasi -40℃~ +85℃
Aplikasi Industri

Detektor mikrobolometer tak berpendingin Apex417W melayani berbagai industri termasuk Termografi, Keamanan & Pemantauan, Luar Ruang, ADAS, Perangkat Keras Cerdas, Gedung Cerdas, Rumah Cerdas, dan aplikasi AIoT.

Tentang SensorMicro

SensorMicro didirikan dengan keyakinan yang sederhana namun kuat: Inovasi harus melayani kebutuhan dunia nyata.

Misi kami adalah memberdayakan orang dan sistem untuk melihat melampaui permukaan—mengungkap pola, masalah, dan kemungkinan yang tersembunyi di bawahnya. Dengan mengubah panas yang tak terlihat menjadi data yang terlihat, kami membantu industri membuat keputusan yang lebih cerdas, melindungi aset penting, dan menavigasi kompleksitas dengan jelas.

Komitmen kami terhadap kemandirian dan prinsip pelanggan-pertama telah mendorong ekspansi global SensorMicro. Kami melayani berbagai sektor termasuk keamanan, pemadam kebakaran, inspeksi industri, perawatan medis, visi mesin, pemantauan lingkungan, dan inisiatif netralitas karbon—membantu mitra membuka potensi penuh dari penginderaan inframerah cerdas.

Kami lebih dari sekadar perusahaan teknologi inframerah. Kami adalah komunitas yang berdedikasi untuk membangun masa depan yang berkelanjutan, etis, dan berpusat pada manusia. Setiap inovasi yang kami ciptakan mewakili komitmen kami untuk melindungi, memberdayakan, dan melayani.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan antara detektor IR tak berpendingin dan berpendingin?

Pasar pencitraan termal inframerah memiliki dua jenis sensor utama: berpendingin dan tak berpendingin.

Detektor IR tak berpendingin beroperasi pada suhu sekitar dan memanfaatkan proses manufaktur semikonduktor, memungkinkan produksi bervolume tinggi dengan ukuran ringkas dan biaya lebih rendah. Detektor ini ideal untuk aplikasi portabel, genggam, dan seluler.

Detektor IR berpendingin memerlukan sistem pendinginan kriogenik untuk menjaga suhu yang sangat rendah. Meskipun menawarkan sensitivitas yang unggul dan mendukung misi jarak jauh dengan optik panjang fokus yang diperpanjang, detektor ini secara signifikan lebih besar, lebih mahal, dan kurang andal karena persyaratan pendinginan yang kompleks.